Pahlawan Perempuan dalam Pameran Lukisan

0
332

Menyambut Hari Ulang Tahun ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia, Galeri Nasional Indonesia menggelar pameran yang menampilkan karya seni visual yang sarat akan spirit kesejarahan dengan teknik Gutha Tamarin. Mengangkat tema “Visualisasi Ekspresi Pahlawan dan Tokoh Perempuan”, pameran sejarah resmi dibuka oleh Mufidah Jusuf Kalla di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Senin (7/8/2017).

“Pameran ini menampilkan lukisan yang terdiri dari 12 pahlawan nasional, 16 tokoh pejuang pergerakan, dan enam tokoh yang menginspirasi,” ujar Mufidah Kalla dalam pembukaan pameran di Galeri Nasional Indonesia.

Pameran sejarah ini merupakan hasil kerja sama antara Direktorat Sejarah, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud dengan Perempuan Pendidik Seni Indonesia yang terdiri dari Komunitas 22 Ibu. Acara pembukaan pameran dihadiri oleh Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid, ibu Mufidah Jusuf Kalla, Ketua Dharma Wanita Kemendikbud Suryan Widati Muhadjir Effendy dan para keluarga dari tokoh pahlawan dan perempuan inspiratif.

Didasari oleh kesadaran jika sejarah tidak selamanya hanya ditanamkan melalui bahasa, tetapi bisa melalui pendekatan karya-karya visual. Pameran menampilkan 36 karya sejarah visual dari 34 perupa yang merupakan pendidik, mulai dari guru TK, SMP, SMU/SMK hingga dosen di perguruan tinggi.

“Pameran ini merupakan implementasi pendidikan karakter berbasis sejarah, bahwa belajar sejarah sebagai nilai-nilai kebangsaan tidak hanya dalam bentuk tekstual namun juga melalui visual. Kali ini kami mengajak beberapa perupa dari Bandung, Jakarta, Banten, Serang dan kota-kota lainnya. Mereka adalah para pendidik, guru-guru kita,” ujar Direktur Sejarah Kemendikbud, Triana Wulandari.

Pameran sejarah yang dikuratori oleh Citra Smara Dewi ini akan berlangsung selama 14 hari, yakni tanggal 7 sampai dengan 21 Agustus 2017, di gedung C Galeri Nasional Indonesia. Galeri Nasional Indonesia buka setiap hari, Senin-Minggu, kecuali hari libur nasional. Semua pameran yang berlangsung di Galeri Nasional Indonesia tidak dipungut biaya masuk (gratis).

Teknik Gutha Tamarin dalah pengembangan teknik batik menggunakan bahan dasar berupa biji buah asam yang dihaluskan. Pameran ini memamerkan karya visualisasi ekspresi teknik Gutha Tamarin dalam kain sutra. Teknik ini menggunakan bubuk asam yang dihaluskan dan dicampurkan dengan air secukupnya, dan sedikit lemak nabati atau margarin hingga menjadi sejenis pasta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here