Bagaimana Jadi Kreatif dan Lahirkan Banyak Ide Bermanfaat

0
65
pixabay

Sewaktu lulus SMA, saya berencana untuk rest dari study selama setahun. Tidak mau masuk universitas dulu karena ingin merasakan merdeka dari tuntutan waktu, aturan, terutama tugas-tugas akademis. Jadi selama setahun itu saya menghabiskan waktu dengan tidur dan main. Pikir saya, mumpung masih muda. Tapi papa saya sendiri mengatakan ‘jangan buang-buang waktu, justru karena masih muda, kamu harus asah passion kamu dari sekarang.’ Dia juga mendefinisikan kehidupan sebagai berikut:

  • ┬áSebelum usia 20 tahun fokus belajar
  • 21 tahun mulai fokus mencari jenis pekerjaan
  • 30 tahun fokus membina rumah tangga
  • 40 tahun fokus menyiapkan biaya pendidikan anak
  • 50 tahun fokus bermain dengan cucu
  • 60 tahun fokus akan kesehatan
  • 70 tahun fokus mempertebal iman sebelum menghadap Sang Khalik

Memang mungkin definisinya tidak relevan bagi semua orang. Tapi lebih menyadarkan saya seakan kehidupan memang sesingkat itu. Dan hal tersebut berhasil membuat saya fokus pada tujuan hidup selanjutnya.

Karena passion saya lebih ke seni, maka saya butuh banyak inspirasi dan terus mengasah jiwa kreatif. Entah itu menulis, membuat lagu atau menggambar. Sebenarnya, kita bisa menemukan ide dari sebuah pemikiran sederhana, informasi dan lirik lagu yang dapat memicu kreativitas sekaligus memotivasi. Bahkan dari hal-hal kecil dalam peristiwa kehidupan kita pun, dapat memberikan segelintir ide. Apapun yang kamu lakukan, kemanapun kamu pergi, ide itu akan selalu ditemukan. Kamu hanya harus menjaga imajinasi dan pikiran kamu tetap terbuka, seperti berikut:

1. Role Model
Memiliki role model yang seprofesi dengan kita akan membuat kita banyak terinspirasi. Belajarlah dari mereka, temukan formulanya dan mencoba untuk melakukan hal yang sama dengan gaya kamu sendiri.

2. Bergaul
‘I have no idea!’, they said, sembari duduk depan laptop di kamar selama berhari-hari. Jika kamu stuck, carilah suasana baru di luar, hangout bareng teman, refresh otak dengan mencoba sesuatu yang baru. Just go out and see the world.

3. Puasa media sosial
Ga bisa dipungkiri bahwa sosial media itu bikin ‘nyandu.’ Jadi kalau kamu berencana untuk mengerjakan sesuatu, please turn off your notification. Karena dari satu notifikasi bisa merambat ke hal lainnya kayak kepoin video, gatel pengen komentar status teman, atau stalking-in gebetan. Nggak kerasa, waktu berjam-jam terbuang percuma sehingga semangat untuk berkreasi sudah menciut.

4. Membentuk Komunitas
Ikut atau membentuk komunitas sendiri. Buatlah program seseru mungkin yang bisa menghasilkan ide, sharing wawasan, memperbanyak link dan saling memotivasi.

5. Gunakan Internet sebaik mungkin
Beruntunglah anak jaman sekarang yang dimanjakan oleh internet. Segala pengetahuan bisa kita temukan di sana. Jadi jangan habiskan waktu dengan hal-hal yang tidak penting seperti menunggu komentar atas puluhan foto selfie yang baru kamu upload atau adu argumen berusaha menunjukan kepintaran tapi hanya berujung emosi. Lebih baik manfaatkan akses internet untuk menajamkan kualitas.

Cara terbaik adalah dengan memerhatikan semua hal di mana pun dan kapan pun. Dengarkan suara, bau, sentuhan dan rasa. You’ll be able to find the ideas everywhere.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here