Cadarku Modis, Aku Bukan Teroris

0
3167

Image: Instagram Tasya

Hai, Ladies, bagi kamu yang keseharianya mengenakan cadar, sebentar lagi kan lebaran, ada kabar bagus nih buat kamu mengenai fashion bercadar. Jika cadar biasanya identik dengan warna hitam yang monoton, kamu bisa kok bersilaturahmi ke sanak saudara dengan cadar dengan warna cerah. Kamu juga tak perlu takut dijauhi orang-orang yang masih paranoid dengan tampilan perempuan bercadar.

Maklum saja, setelah tragedi pengeboman gereja di Surabaya beberapa waktu lalu, yang dilakukan oleh perempuan bercadar, penampilan wanita bercadar seringkali dianggap berbahaya. Hal ini membuat wanita bercadar seperti kamu tentunya merasa sedih hingga tak berani tampil di depan umum. Bahkan tak sedikit yang merasa takut jika berada di dekat wanita bercadar.

Dan untuk menyiasatinya, desainer berniqab Diana Nurliana menciptakan cadar dengan warna cerah. Menurutnya, setelah perbincangan panjang bersama komunitas niqabers, muncullah satu ide agar penampilan mereka tidak tampak menyeramkan atau seperti ‘ninja’. Salah satu rekan Diana menyarankan mereka untuk tampil lebih berwarna, karena menurutnya, tampil berwarna bukanlah sebuah dosa asalkan tidak berlebihan.

Dengan niqab berwarna, muslimah yang merupakan keturunan Tionghoa itu lebih diterima baik oleh keluarganya. Diana pun pernah mencoba memakai niqab berwarna saat berjalan-jalan ke Disneyland. Busana dan cadarnya yang bewarna cerah, membuat Diana lebih leluasa berlibur tanpa dianggap menyeramkan.

liputan6

Pada tahun 2016 di Jakarta Fashion Week, Diana juga sebetulnya telah memperkenalkan gaya busana bercadar yang tidak monoton, saat itu Diana berkeinginan mendobrak persepsi pakaian muslim yang konvensional dan membentuk image lebih dinamis dan fashionable.

liputan6

Bila kebanyakan wanita bercadar mengenakan warna gelap, Diana dengan koleksi busana muslimahnya menggunakan abu-abu, putih, beige, sentuhan pink dan hijau.

liputan6

Ramainya tragedi bom beberapa waktu lalu, memang membuat para pengguna cadar resah, bahkan seorang pengguna cadar di Facebook melalui pantauan peranperempuan.id sempat mem-posting foto dirinya tengah mengenakan cadar dan kerudung syar’i warna cerah dengan caption: “Cadarku modis, aku bukan teroris!”

Itu dia lakukan dengan maksud untuk melawan stigma negatif tentang cadar dan busana hitam-hitam yang dikenakan teroris yang membuat orang lain merasa ketakutan dan gelisah.

Niqab berwarna yang tampak modis juga diperkenalkan oleh beberapa penggunanya. Contohnya saja Taysa Sayeed MUA (make up artist), Tasya memang dikenal dengan riasan mata festive. Menonjolkan warna-warni vibrant yang berani hingga membuat wajah tampak fresh. Beberapa fotonya menampilkan dirinya tengah memakai niqab dengan riasan mata yang tampak menonjol. Niqab yang dikenakannya pun tampak sangat modis.

Dalam sebuah kesempatan, Tasya mengungkap jika sebagai pemakai niqab tak membatasinya untuk tampil fashionable. “Kata siapa kalo berniqab bajunya jd gitu-gitu aja? Km bisa kok pake kemeja begini kawinin sm gamis polos jg cucok,” ungkapnya di Instagram.

instagram Tasya

Tasya juga sempat membagikan foto dirinya yang tak kalah mencuri perhatian. Perpaduan kain batik, dengan kebaya tutu modifikasi, nampak melekat sempurna di tubuhnya. Tak ketinggalan niqab dan khimar, yang dikenakan bersama kacamata berwarna merah.

instagram Tasya

Berdandan seperti itu, membuatnya sangat sadar akan konsekuensinya. Tasya pun tak menampik jika banyak yang tak sependapat dengannya, namun dia tetap percaya diri pada pilihannya saat ini.

Bagi kamu yang ingin tampak modis ketika berniqab, kamu juga bisa meniru gaya Tasya, lho…

Yang tak kalah modis juga gaya Ranti Amalia, remaja pengguna instagram, yang menjadi perbincangan beberapa waktu lalu.

Remaja 17 tahun asal Bogor ini beberapa kali pamer foto bercadar dengan warna cerah di akun Instagram pribadinya.

Meski menggunakan cadar, Ranti tidak menerapkan hijab dan busana dengan warna monoton seperti selalu hitam. Ia memilih tampil hijab dan cadar warna-warni.

Instagran Ranti

Dalam foto ini, ia memilih warna ungu, khimar ungu tua yang menutup sampai bokong. Cadar yang dikenakannya pun memiliki warna serupa sehingga terlihat serasi. Bagaimana penampilanya? Modis bukan?

Instagram Ranti

Dalam foto yang ini Ranti memadukan cadar merah marun yang dipadankan dengan setelan busana syar’i warna broken white. Ia pun menambahkan potongan lengan panjang sampai menutup sebagian telapak tangan warna merah agar matching dengan cadarnya. Ketika mencoba menggunakan cadar tidak harus selalu warna hitam, pilih yang memang nyaman dan tetap membuat kamu percaya diri.

Instagram Ranti

Kali ini Ranti memilih gamis penuh corak dan khimar biru muda lalu dipadankan dengan cadar berpalet abu-abu. Gaya busananya tampak syar’i dan tentu tidak menonjolkan lekuk tubuhnya.

Dikutip dari Wolipop, Ranti sedikit bercerita mengenai penggunaan cadarnya. Terkadang ia suka mendapat kritik namun Ranti tidak terlalu memusingkannya.

“Kritik? Banyak sih sebenarnya tapi banyak juga yang mendukung alhamdulillah. Hidup itu nggak semua orang suka kan jadi nggak apa-apa sih. Yang baik diambil kalau buruk dibuang. Jadi saya lebih menuruti kata hati, selama saya benar dan tidak merugikan mereka apalagi dengan bercadar ini saya tidak membebankan mereka. Insya Allah semua karena Allah. Mau perih, mau suka, mau duka ya dijalani saja dengan penuh kesabaran. Kan orang sukses itu orang yang tabah dan mampu menerima kritik.”

Hidup itu memang pilihan ya, Ladies? Jadi ikuti saja kata hatimu. Kamu bisa memilih untuk mengikuti gaya bercadar dengan warna cerah seperti mereka untuk melawan stigma negatif dalam bercadar, atau akan tetap pada warna hitam-hitam yang menjadi pilihanmu. Tentu semua itu ada konsekuensinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here