Ini Beda Busana Vintage dengan Retro Style yang Sedang Trend

0
660
Source: https://kathykieferblog.com/2015/11/24/retro-vs-vintage-fashion/

Menilik kembali Milan Fashion Week 2018, busana bergaya retro bermekaran di panggung pagelaran busana tersebut. Gaya berbusana era ’70–’90an ini memang identik dengan warna-warna cerah, detil yang menarik perhatian, jadi saat itu, Milan Fashion Week terlihat sangat hidup. Dipelopori oleh Jeremy Scott, Milan Fashion Week 2018 menampilkan busana bergaya retro lewat Gigi Hadid dan Bella Hadid sebagai modelnya.

Gigi Hadid Retro. Sumber: CelebMafia

Busana bergaya retro kemudian digadang-gadang akan menjadi trend fesyen tahun 2018 ini, khususnya pada musim semi. Namun, masih ada saja yang keliru antara vintage style dan retro style. Sama-sama jadul sih, jadi orang mengira sama saja dan tak jadi masalah. Padahal, keduanya memiliki beberapa perbedaan yang mencolok. Kamu perlu simak nih, Ladies. Agar tidak salah lagi membedakan mana yang retro, mana yang vintage. Check this out!

Beda Era

Sumber gambar: mattsko & steemit.com)

Vintage adalah gaya berbusana era ’20-an hingga ’60-an, sementara retro style muncul pada era ’70-an. Jadi, gaya berbusana vintage ini sudah lama sekali, ya. Busana retro memang baru dikenal semenjak dipelopori oleh Michael Jackson dan Elvis Presley, sih!

Vintage Feminin, Retro Berani

Sumber gambar: Fashion Chick & Fitinline

Vintage identik dengan dress—baik mini maupun long, dan warna-warna lembut. Sementara retro adalah gaya busana yang selalu colorful dan motif yang mendominasi. Vintage seperti lady, retro seperti mau pergi disko (ups, disko tahun 70an, tentunya!)

Beda Motif

Sumber gambar: pinupgirlclothing.com

Polkadot adalah vintage. Kotak-kotak adalah vintage, namun motif tartan adalah retro. Kalau motif bunga? Bisa vintage, bisa juga retro. Tergantung apa warnanya. Jika motif bunga dengan warna soft, maka itu vintage. Retro lebih berani dalam bermain dengan warna maupun motif.

Kerah Peterpan ala Vintage

Sumber: MayKool.com

Dari mata orang awam pun, bisa ditebak dress dengan potongan peterpan collar atau kerah peterpan sudah pasti milik vintage. Gaya retro sendiri, pada era ’90-an telah mengenal sweater, denim dan pakaian serba oversized, menanggalkan kerah manis ala peterpan ini.

Retro Style tak pernah lupa membawa-bawa kesan glamor yang melekat padanya. Mungkin kamu membutuhkan banyak kepercayaan diri saat mengenakannya, berbeda dengan vintage yang ‘aman’. Namun, tidak ada salahnya mencoba agar keseharianmu tidak membosankan. Dan jangan bingung lagi membedakan antara retro dan vintage, ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here