Jurnalis Perempuan di Papua Deklarasikan Forum Jurnalis

0
92

Yulika Anastasia

Para jurnalis perempuan di Papua mendeklarasikan terbentuknya Forum Jurnalis Perempuan Indonesia di Papua dengan terpilihnya pengurus periode 2018-2021. Ada 35 orang jurnalis perempuan di Papua berkumpul di Hotel Grand Abe, Abepura Jayapura, Selasa (3/4).

Pemilihan pengurus diawali dengan Forum Group Discussion dengan tema “Perempuan dan Politik”, dengan nara sumber Anggota Komisi C DPR Papua, Kristin Luluporo dan Ketua DPW PAN Papua yang juga Bupati Kabupaten Yahukimo, Abock Busup.

Menurut Ketua Panitia, Ketua Panitia Evarukdijati, tema ini dipilih karena persoalan ketimpangan gender tercermin jelas dalam rendahnya keterwakilan perempuan di struktur lembaga perwakilan Indonesia. Dari total 261,9 juta penduduk Indonesia pada tahun 2017, penduduk perempuan berjumlah 130,3 juta jiwa atau sekitar 49,75% dari populasi. Besarnya populasi perempuan tersebut tidak terpresentasi dalam parlemen. Jumlah perempuan di kursi legislatif lebih kecil dibanding dengan laki-laki.

Pemilihan pengurus berlangsung demokratis. Ada 5 kandidat yang bertarung untuk posisi Ketua FJPI Papua. Salah satu persyaratan yang dilakukan kandidat ialah penyampaian visi dan misi, dan dilanjutkan dengan tanya jawab.

Dalam forum tersebut, terpilih Yuliana Lantipo (Tabloid Jubi) sebagai Ketua, Omega Batkorumbawa (MNC TV) sebagai sekretaris dan Elsy Sanyi (Harian Pagi Papua) sebagai Bendahara.

‘’Kita mengawali pemilihan pengurus ini dengan cara penyampaian visi misi kandidat agar kita tahu apa yang mereka akan lakukan untuk kemajuan organisasi ini. Ini juga untuk mengawali pembentukan organisasi dengan cara elegant, bukan dengan cara menunjuk pengurus tetapi melewatinya dengan proses demokrasi,’’ ujar Ketua Panitia Eva Rukdijati.

Selain pemilihan pengurus inti, forum juga membentuk enam divisi, yakni:

1. Divisi Advokasi, dengan koordinator Nethy Dharma Somba dari The Jakarta Post

2. Divisi Usaha Dana, dengan koordinator Nola Kobe dari TVRI

3. Divisi Pengembangan Kapasitas, dengan koordinator Yulika Anastasia dari peranperempuan.id

4. Divisi Organisasi, dengan koordiantor Beatrix Ibo dari tvpapua.com

5. Divisi Pemberdayaan Perempuan, dengan koordinator Herawati dari Inews Papua.

Selain itu dibentuk juga Divisi Perwakilan Daerah, untuk Timika Misbach La Rike, Biak dan Nabire Rahmawaty Pinontoan, Wamena, Vina Rumbewas dan Merauke Amy.

Yuliana Lantipo yang juga mantan jurnalis Sinar Harapan di Jakarta mengatakan, forum ini akan menjadi wadah untuk pengembangan kapasitas jurnalis perempuan maupun perempuan lainnya yang ingin menjadi penulis atau pewarta, selain itu akan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam menjalin komunikasi untuk kemajuan perempuan.

‘’Jurnalis perempuan selain untuk mengembangkan kapasitas diri juga akan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak untuk kemajuan perempuan. Jurnalis perempuan juga akan lebih banyak mengangkat isu perempuan dalam pemberitaan sehingga kegiatan-kegiatan perempuan lebih banyak dikenal,’’ jelasnya.

Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano yang hadir saat pembukaan acara tersebut mengatakan dengan terbentuknya forum ini diharapkan jurnalis perempuan di Papua khususnya di Kota Jayapura akan menjadi mitra pemerintah dalam memajukan perempuan.

‘’Peran jurnalis perempuan selama ini sudah banyak membantu pemerintah khususnya Kota Jayapura sehingga komunikasi yang sudah terjalin baik selama ini agar ditingkatkan, karena jurnalis perempuan memiliki peran penting dalam pembangunan,’’ jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here