Kisah Cinta Pak Jokowi

0
18326

Orang nomor satu di Indonesia ini memang memiliki sepak terjang yang luar biasa. Kinerjanya dalam beberapa tahun belakangan ini sudah memberikan banyak perubahan nyata. Bahkan, Bapak Jokowi juga masuk dalam deretan orang yang menginspirasi di mata dunia.

Kalau ditanya siapakah seseorang yang menemani Pak Jokowi berproses hingga menjadi orang nomor satu di Indonesia saat ini, jawabannya tentu ialah Ibu Iriana. Yang merupakan pacar pertama Pak Jokowi dan istri satu-satunya Pak Jokowi hingga saat ini.

Ibu Iriana adalah cinta pertama dan satu-satunya Pak Jokowi.

“Cinta pada pandangan pertama.” Begitulah Ibu Iriana  mengibaratkan awal cintanya yang terpikat karena kumis Pak Jokowi, suami yang kini sudah mendampinginya.

Di masa pacaran dan pernikahan tak pernah ada orang lain yang menyusup di antara mereka berdua. Pilar-pilar komitmen dan janji setia mereka junjung teguh

Dikutip dari Kompas, Ibu Iriana yang terkenal ramah, hangat, dan selalu ceria, dengan malu-malu menceritakan awal pertemuannya dengan Pak Jokowi yang bermula di pinggiran Kali Anyar, Solo. “Ketemu di Solo, di pinggir kali, langsung cinta.”

Jauh dari kemewahan, kisah cinta mereka sangat amat sederhana.

Saat itu, kenang Ibu Iriana, dirinya duduk di kelas 2 SMA 3 Solo, sementara Pak Jokowi mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. “Romannya ndeso deh, ada kali, sawah, ladang, pekarangan,” kata Ibu Iriana tersipu-sipu.

Ibu Iriana merupakan sahabat dekat dari adik Pak Jokowi, pertemuan mereka terjadi ketika Ibu Iriana kerap main bersama dengan adik Pak Jokowi. Pak Jokowi jatuh cinta dengan kecantikan dan kesederhanaan Ibu Iriana.

Bahkan, tidak ada proses penembakan dan kata jadian di dalam hubungan keduanya.

Tanpa sikap romantis, kisah mereka tetap istimewa karena Pak Jokowi adalah sosok yang setia. Diakui oleh ibu negara kita bahwa Pak Jokowi sangat apa adanya. Kata romantis tidak ada di kamus beliau. Bahkan, memberi bunga pun belum pernah dilakukannya. Namun, jangan salah. Tanpa mengumbar ucapan sayang atau pamer kemesraan, Pak Jokowi adalah sosok yang sangat setia. Beliau tidak pernah neko-neko atau berpaling ke wanita lain, inilah yang membuat ibu Iriana makin cinta dan merasa selalu diistimewakan.

Awal pertemuan, kata Ibu Iriana, layaknya seorang anak Fakultas Kehutanan UGM, Pak Jokowi berambut gondrong seperti teman-teman satu almamaternya. Namun, rambut gondrong Pak Jokowi tak membuat Ibu Iriana takut, justru beliau menerima cinta Pak Jokowi.

“Tapi, yang bener-bener bikin jatuh cinta ya kumisnya itu lho, nyelekuntir. Jadi, ketemu makjebrus langsung jatuh cinta deh,” kata Ibu Iriana dengan ramahnya seraya tertawa.

Walaupun saat itu Pak Jokowi lebih banyak menghabiskan waktunya kuliah di Yogyakarta dan Ibu Iriana sekolah di Solo, Solo tetap dijadikan tempat favorit mereka memadu kasih. Namun, Ibu Iriana enggan memberi tahu di mana tempat favorit mereka menghabiskan waktu bersama di Solo. Ibu Iriana juga enggan menyebutkan kapan tanggal “jadian” bersama Pak Jokowi.

“Hahahahaa… Kasih tahu enggak ya? Rahasia pokoknya,” kata Iriana.

Selain kumisnya, pribadi Pak Jokowi yang sederhana dan pintar membuat Ibu Iriana jatuh cinta kepada Pak Jokowi.

“Hahaha.. Hadeh saya enggak pakai tanggal-tanggalan, Mbak. Pokoknya sosok bapak yang sederhana, cerdas, dan pintar membuat saya makin cinta,” kata Ibu Iriana.

Semakin mengenal Pak Jokowi, Ibu Iriana mengaku semakin cinta kepadanya. Rasa cinta itu pun berlanjut sampai Ibu Iriana melanjutkan kuliah dan Pak Jokowi menjadi pengusaha mebel.

Akhirnya, cinta keduanya disatukan di Solo pada 24 Desember 1986. Kebahagiaan mereka pun makin sempurna dengan kehadiran tiga buah hati mereka, yaitu Gibran Rakabumi, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangerap. Hingga kini, cinta mereka tetap sama seperti kala pertama kali jatuh cinta.

Ibu Iriana selalu setia mendampingi Pak Jokowi

Seperti yang diketahui, Pak Jokowi tidak lahir dari keluarga kaya. Di masa kecilnya, Pak Jokowi rela membantu orang tua berdagang, jadi ojek payung, bahkan kuli panggul. Masa-masa sulit yang pernah dilalui Pak Jokowi membuat beliau bertekad untuk membangun kehidupan lebih baik di masa depannya.

Di tahun 1986, Pak Jokowi menjadi pegawai dari perusahaan milik pemerintah di Aceh. Tahun 1989, Pak Jokowi memberanikan diri untuk merintis usaha furnitur. Kala itu, bisnis kayu memang tengah mengalami masa kejayaan.

Namun, bisnis ini tak selalu berjalan sukses. Pak Jokowi pernah mengalami masa-masa sulitnya. Dari pernah langsung turun tangan untuk mengamplas kayu sendiri, hingga tertipu dan mengalami kerugian besar. Meski begitu, semua hal itu tidak membuat Ibu Iriana menghentikan perjalanannya untuk melangkah bersama Pak Jokowi. Ibu Iriana tetap sabar dan ikhlas mendampingi Pak Jokowi melalui masa-masa sulit itu.

Kegigihan Pak Jokowi dalam merintis bisnis furnitur ini membawanya pada kesuksesan besar. Berbagai pesanan furnitur datang dari dalam dan luar negeri silih berganti. Berkat keberhasilan inilah akhirnya Pak Jokowi didaulat menjadi Ketua Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Komda Solo.

Mengalir seperti air

Komitmen yang terjalin antara Bapak dan Ibu negara ini sangatlah kuat. Selama pernikahan belum pernah ada gonjang-ganjing maupun terpaan isu tak sedap. Mereka tahu bagaimana menjaga komitmen hubungan berdua. Ketika ditanya apa rahasia awetnya pernikahan mereka, Ibu Iriana hanya menjawab bahwa mereka tidak pernah neko-neko dan mengalir saja seperti air.

Selain menjaga komitmen, mereka juga merupakan pribadi yang selalu bisa memprioritaskan keluarga. Di tengah kesibukan Pak Jokowi sebagai orang nomor satu di Indonesia dan Ibu Iriana sebagai ibu negara, mereka tak pernah membawa permasalahan pekerjaan di rumah. Mereka tahu di mana harus menempatkan prioritas dan inilah kunci kenapa hubungan mereka bisa bertahan sampai sekarang. Anak-anak pun merasa senang karena tetap diprioritaskan dan diistimewakan.

Sosok Pak Jokowi memang tak pernah bisa lepas dari Ibu Iriana. Ketegasan Pak Jokowi diimbangi dengan kelembutan dan kesabaran Ibu Iriana. Selain itu Ibu Iriana juga sangat mengayomi, hal ini dilengkapi dengan sifat Pak  Jokowi yang demokratis. Beliau tidak pernah menuntut istri maupun anak-anaknya untuk harus begini atau begitu. Hal inilah yang membuat rumah tangga mereka adem ayem hingga sekarang.

Dan kini keduanya telah dikaruniai dua cucu yang lucu-lucu.

Sumber: Kompas, IDN Times

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here