Meredam Jualan Agama, Ayat dan Mayat

0
556

Penulis: Kasih Jambak

Sampai siang kemarin, nama Mahfud MD masih mencuat sebagai Cawapres Jokowi.

Liputan TV pun secara sistematis membangun persepsi bahwa Prof Mahfud yang akan mendampingi Jokowi.

Tapi toh takdir memutuskan bahwa KH Maruf Amin (75 tahun) yang akan mendampingi Jokowi…. Jokowi dan Ketum 9 partai lebih memilih figur Rais Aam PBNU ini sebagai pendampingnya.

Agak lama merenung, jujur sempat terkejut, tapi toh akhirnya terang benderang…. KH Maruf Amin adalah jawaban untuk tantangan jaman… Tantangan bangsa Indonesia saat ini… Radikalisme, politik sektarian, ekstrem kanan, adalah sebuah ISU GLOBAL.

Lihatlah Perancis yg menderita karena maraknya terorisme.

Lihatlah imigran Timur Tengah di Jerman yang menyibukkan pemerintah setempat dengan isu sektarian agama.

Dan lihatlah Singapura…
Bukan tanpa alasan Singapura menunjuk Halimah Yacob sebagai presiden muslim pertama di Singapura…. Masih hangat terasa isu ijitma “ulama” yg diusung kubu Prabowo.

Seperti apapun mereka berkilah, bahwa itu adalah kampanye damai, bayang-bahang isu sektarian dan politik identitas hasil 212 tidak bisa dipungkiri.

Jokowi harus bisa meredam isu tersebut. Kalau tidak, 5 tahun ke depan kinerja pemerintah akan selalu diganggu dengan isu SARA dan politisasi agama.

Dan parahnya…
Politisasi agama selalu diusung oleh mereka yg mengumbar angkara murka karena “kepentingannya” terganggu.

Dengan KH Maruf Amin di sisi Jokowi, selama 5 tahun ke depan insya Allah bangsa ini tidak akan diganggu dengan POLITISASI AGAMA.

Pilihan Pakdhe Jokowi memang yang terbaik untuk kondisi negri saat ini .
Buat Ahoker tetap dukung Pakde ya , saya juga Ahoker dari dulu.


Sekarang cebong bisa balik nanya..
” Kamu berani menentang Ulama? Agamamu apa ? 😂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here