Putri Diana Pernah Labrak Camilla: Aku Hanya Ingin Suamiku

0
1024
Nakita

Disebut-sebut sebagai pernikahan bak negeri dongeng, nyatanya kehidupan pernikahan Putri Diana dan Pangeran Charles kala itu tak ubahnya bagai kisah yang terlalu menyedihkan sekaligus menyakitkan untuk disimak.

28 Agustus 1996, keduanya resmi bercerai. Untuk apa dipertahankan? Jika katanya, saat itu, mereka tidak menikah karena cinta.

Rumah tangga mereka pun tak lama bertahan karena badai orang ketiga, dari pihak Pangeran Charles, siapa lagi kalau bukan Camilla Parker—perempuan masa lalu Charles yang kini berstatus istrinya dan bergelar Duchess of Cornwall.

Jeda beberapa tahun pasca Putri Diana wafat, Charles menikahi Camilla. Namun, hingga kini masih banyak pihak yang menyayangkan pernikahan tersebut. Publik sulit menerima Camilla untuk menggantikan posisi Putri Diana. Bahkan belakangan, isu tentang status Camilla kelak kerap diperbincangkan kembali. Jika Pangeran Charles naik takhta, itu berarti Camilla akan menjadi ratu. Sulit, sungguh sulit publik menerimanya. Kebanyakan orang sangat mencintai Putri Diana dan membenci Camilla yang telah menyakitinya.

Dikutip dari AOL(dot)com, terungkap bahwa pada suatu waktu, Putri Diana pernah menemui Camilla untuk berbicara dengannya. Tentang apa yang terjadi dan tentang Charles yang mereka cintai.

Kala itu, sudah sangat menyakitkan melihat Charles sedang berkumpul bersama Camilla dan beberapa teman. Putri Diana datang dan meminta waktu untuk berbicara berdua saja dengan Camilla.

“Aku ingin kaujelaskan apa yang terjadi karena aku tahu semuanya,” ujar Diana.

Camilla sempat menghindar. “Aku tidak tahu apa yang kaukatakan.”

Namun, Camilla cukup berani karena mengatakan, “Kamu sudah punya semua yang kamu inginkan. Kamu mendapatkan pria yang kamu cintai dan dua anak laki-laki yang tampan darinya. Lalu, apalagi yang kamu inginkan?”

Putri Diana menjawab, “Aku ingin suamiku.”

Namun, pada akhirnya, semua terjadi begitu saja. Putri Diana wafat dan Camilla mendapatkan Charles seperti keinginannya. Itulah terkadang yang membuat publik simpatik kepada Putri Diana—sekaligus merindukannya. (nov/autami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here