Begini Lho, Cara Memperlakukan Asisten Rumah Tangga dengan Adab

0
90

Beberapa hari lalu, muncul berita tentang seorang ART yang kabur dari rumah majikannya karena sudah tidak tahan dianiaya. Korban bernama Juliana, 28, mengalami luka serius pada bagian kepala karena dipukul dengan menggunakan martil. Kejadian itu bermula ketika anak majikannya jatuh dari bangku dan si orangtua langsung menyalahkan Juliana. Bahkan ketika ia tidak sengaja merusak pipa air, majikannya itu mengancam akan membunuhnya menggunakan sebilah pisau.

Pelaku merupakan pasangan suami istri yang terpelajar, dilihat dari jabatan sang suami yang merupakan pegawai Bank SUMUT dan sang istri sebagai dokter spesialis gigi. Sangat disayangkan bahwa pendidikan yang mereka tempuh tidak memberinya rasa kemanusiaan.

Hal ini memang bukan hal baru di Indonesia bahkan dunia. Malah sudah tidak terhitung jumlah para BMI (Buruh Migran Indonesia) yang pulang ke Indonesia dengan kondisi cacat akibat dianiaya majikan. Sungguh malang bagi para ART yang mendapat majikan yang memandang rendah profesinya, yang menganggap bahwa ART bisa dilakukan semena-mena. Padahal, mereka sama halnya dengan manusia lain yang memiliki rasa dan hak untuk diperlakukan pantas. Terlebih, pekerjaan mereka termasuk mulia karena bertugas menggantikan majikan untuk membuat suasana rumah nyaman dan tertata.

Perlu diketahui bahwa Perlindungan Pekerja Rumah Tangga sudah dikeluarkan oleh Menteri Tenaga Kerja pada tahun 2015 yang isinya relevan dengan risalah Imam Al-Ghazali berjudul Al-Adab fid Din, sebagai berikut:

“Tidak memaksanya bekerja melebihi kemampuannya; berbelas kasih ketika ia kelelahan dan tidak menyakitinya dengan memukul; tidak memakinya terus menerus sebab bisa membuatnya berani membalas; memaafkan kesalahannya; mau menerima permohonan maafnya; jika ingin memberinya makanan lezat, maka mengajaknya duduk bersama untuk memakannya, atau memberinya makan yang sama secukupnya.”

Selain itu, untuk menjaga supaya ART betah dan mempunyai hubungan harmonis dengan majikan, berikut tipsnya:

  1. Memberi Kenyamanan

Pekerjaan yang mendapatkan hasil baik salah satunya karena dikerjakan dengan sepenuh hati. Maka, kenyamanan adalah hal utama bagi ART. Berilah mereka tempat istirahat dan pakaian yang layak, makanan yang cukup dan tidak membuatnya bekerja dalam tekanan. Sebisa mungkin tidak membedakan makanan apa yang kita makan dengan apa yang mereka makan.

  1. Memperhatikan Kondisi Kesehatanya

Memberi waktu untuk beristirahat dan memberi obat ketika mereka sakit. Karena sepenuhnya, kesehatan mereka adalah tanggung jawab majikannya.

  1. Komunikasi

Berusahalah untuk tidak membuatnya merasa asing, sesibuk apapun kita. Komunikasi sangat penting untuk menumbuhkan rasa kepercayaan, pengenalan karakter dan membuatnya merasa dihargai.

  1. Memberi Privasi

Setiap orang mempunyai privasinya masing-masing, pun dengan para ART. Biarkan mereka bersosialisasi dengan bergaul di lingkungan rumah atau menelpon seseorang tanpa diganggu, selama tidak berlebihan.

  1. Hiburan

Tidak ada salahnya sesekali mengajak mereka ke salon, makan di meja yang sama, memberi kejutan ketika ulang tahun atau pergi berlibur. ART juga butuh piknik dan refreshing. Menganggap mereka sebagai anggota keluarga akan meningkatkan kualitas pekerjaannya juga.

Karena memanusiakan manusialah yang menjadikan kita manusia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here