Di Balik Sukses Konser 30th KLa Project

0
109
LiLo. Foto: dok pribadi.

Peranperempuan.id pada 18 Desember 2018 lalu berkesempatan mewawancarai LiLo, seorang seniman dan musisi kawakan yang telah malang melintang di blantika musik Indonesia selama 30 tahun. Bersama band yang telah membesarkanya, KLa Project, LiLo awet bermusik dengan Katon Bagaskara dan Adi Adrian, telah menelurkan begitu banyak lagu hits dan konser mereka selalu sukses dipenuhi penonton. Musik yang mereka hasilkan memang kaya nada dan padat dengan diksi puitis, tidak sekadar kata-kata cinta yang gombal. Corak musik pop kreatif yang mereka usung sangat khas, yang sulit ditandingi oleh musisi lain.

Lebih dari 10 album telah mereka luncurkan, dan beberapa lagunya menyabet penghargaan sebagai lagu terbaik.

Berikut petikan wawancara peranperempuan.id dengan pria bernama asli Romulo Radjadin ini.

Peranperempuan.id (PP): “Hai LiLo, selamat ya. Kemarin sukses banget nih Konser KLa Project 30th.”

LiLo: “Kemarin itu saya ada adrenalin lain yaitu membuat show yang panggungnya mewah, kontennya berbicara, 30 lagu treatmentnya beda-beda tiap lagu. Kemarin berhasil. Feed backnya bagus banget. Gak ada satu orang yang kecewa. Mereka bengong melihatnya. Waw. Malah ada yang nulis selama 10-15 tahun terakhir dia nonton konser band luar negeri, baru kali ini saya stay 3 jam lebih. Biasanya setengah jalan dia sudah pulang. Ya aku senanglah, appreciate omongan seperti itu.”

“Itu value for money, yang kamu keluarkan menurut kamu berharga. Bersyukurlah kita dari segi show itu, kita cuma bisa itu. Orang nonton berapa pun yang dibayar, worth it. Mereka stay dan sangat membludak.”

PP: “Berapa lama tuh persiapannya?”

LiLo: “Musiknya setengah tahun (persiapannya), kalau persiapan konsep performance dan panggung, 1 bulan. Jadi aku karantina di hotel 6 hari ngerjain itu semua, LED, konten, bikin film, wah capek banget aku. Aku sendiri, Adi sama Katon gak ikut campur.”

PP: “Keren..!”

LiLo: “KLa itu band yang sudah membesarkan saya selama 30 tahun. Jadi saya mau tutup 30 tahun itu dengan pertunjukkan yang bikin saya happy juga.”

Konser 30th KLa Proect. Foto: Tribunnews.

PP: “KLa project sudah 30 tahun, kok bisa ya? Ini kan seperti legend. Kok bisa sesukses itu. Apa kiatnya?”

LiLo: “Pertama, saya pribadi kalau dibilang legend, terimakasih. Tapi saya bukan super star. Saya seniman. Adrenalin saya banyak. Membungkus 1 konsep show itu adrenalin saya. Saya detail. Saya turun tangan sendiri. Jadi karena adrenalin itu, ada cinta, ada passion, ada love. Itu yang membuat seperti terlihat kemarin. Selama 3 jam stamina kita gak turun, terus kita loncat-loncat. Orang-orang yang usianya jauh di bawah saya bilang, lo gila lo, dapet dari mana energy lo itu.”

“Aku bilang, ya kita melakukan all out. That’s it.”

PP: “Selain di KLa Project, apa lagi nih yang mau dikerjakan?”

LiLo: “Tahun depan kita menggalakkan malam amal. Kita harus bantu program pemerintah, siapapun presidennya. Kita harus jadi rakyat yang baik. Kita gak harus jadi konglomerat untuk berbuat amal. Tahun lalu pernah sekali kita lakukan malam amal. Selanjutnya nanti Februari 2019 kita bikin di Yogya, ada Ari Lasso, Once, kita bikin show dengan kapasitas 300 penonton, tiket Rp 5 juta. Dari hasil penjualan tiket, 10 sampai 20 persen kita sumbangkan ke sebuah yayasan.”

“Kenapa mahal? Karena cuma 300 orang. Intimate. Kita nyari orang yang punya duit, mau untuk menyumbang dan nonton kita.”

“Saya besok akan ketemu dengan perusahaan dari luar negeri, mau masuk Indonesia, saya bilang kalau mau, bikin malam amal buat Palu. Nanti donasi dilakukan secara on line. Kita hanya potong ongkos produksi dan agency fee aja. Sisanya 60% kita sumbangkan. Sasaran kita di seluruh Indonesia. Target kita 100 juta pengguna handphone. Caranya mereka yang ingin menyumbang bisa dengan pulsa mereka sebesar Rp500 sampai Rp1.000. Nanti tentu kita akan mengundang Menteri Sosial dan jajarannya dalam pemberian hasil donasi tersebut.”

PP: “Resolusi tahun depan apa nih?”

LiLo: “Misi kemanusiaan. Saya mikirnya begini. Saya sudah punya 2 anak. Putera dan putri. Putera saya lulus dari Fakultas Kedokteran UGM dalam kurun waktu 3,5 tahun. Jadi saya pikir pendidikan itu penting. Saya jadiin anak saya yang laki-laki bahwa hidup harus jadi orang berguna. Karena kamu dikasih berkah bisa menyembuhkan orang, badan sehat, tinggi, otak encer, muka ganteng. Jangan disia-siakan karunia itu. Simple aja. Apalagi sekarang aku udah kepala 5. Mau nyari apa lagi sih?”

PP: “Dua kata apa yang terpikir tentang seniman?”

LiLo: “Susah kalau 2 kata….. Seniman berkarya.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here