Skip to main content
Categories
BeritaInspirasiRumah TanggaSosialUneg-uneg

Gisel, “Hentikan Tagar #SaveGempi, itu Menyelakai Anak Saya”

Gisel dan Gading adalah pasangan selebriti yang terkenal harmonis. Namun, perselisihan sangat mungkin mereka hadapi. Sudah 1,5 tahun mereka mengalami masa-masa sulit dan berhasil ditutupi. Sebagai puncak, perceraian pun dipilih sebagai jalan keluar. Alih-alih memikirkan bagaimana kelanjutan kisah mereka, warganet lebih fokus pada buah cinta mereka, Gempi.

Warganet menunjukkan simpati untuk gadis kecil tersebut dengan membuat tagar #SaveGempi. Dikenal menggemaskan, sehingga banyak yang menggemari, ‘ajakan’ itu berhasil menjadi trending topic di Twitter.

Menanggapi tagar tersebut, melalui video call dari Korea Selatan pada pewarta Jakarta, Gisel meminta siapa saja untuk menghentikan bentuk simpati itu. Dia khawatir kalau suatu saat nanti akan menyelakai anak semata wayangnya.

Dilansir dari CumiCumi, Gisel mengatakan, “Save Gempi itu yang makin nyelakain anak saya. Padahal anak saya nggak apa-apa. Damai saja. Tapi it’s okay. Kurang-kurangin lah yang berlebihan. Kami sangat menghargai. Sosial media aku belum kembali normal. Buat teman-teman yang bersimpati lewat medsos, aku sudah bilang makasih secara personal. Terima kasih untuk yang tidak memihak. Tapi kalau ada yang mihak, terserah juga saya nggak apa-apa.”

Gisel menegaskan, “Sama mama seperti biasa. Mamaku tuh grogian. Prestasi saja stres, gimana perihal seperti ini, jadi jangan didesak. Gempi baik-baik saja, dia happy, dia asyik main.”

Kekhawatiran Gisel untuk tagar #SaveGempi sangat beralasan. Jika sang puteri sudah dewasa dan menemukan ‘ajakan’ itu, dia akan kebingungan. Ada apa dengan dirinya dulu? Masalah apa yang menimpanya sampai seperti itu? Jejak digital tidak bisa berbohong.

Di lain pihak, Tika dan Udjo, anggota Project Pop membuat sebuah lagu berjudul ‘Jangan Pisah Gading Gisel’ sebagai bentuk dukungan. Meski sama-sama menyinggung perceraian, konotasinya jelas berbeda dengan #SaveGempi. Tidak ada tendensi masalah orangtua, melainkan memupuk kembali cinta itu.

Perceraian memang sangat disayangkan. Namun, sebagai orangtua yang baik, tetap menjaga komunikasi dan bekerjasama dalam membesarkan anak adalah suatu keharusan. Jangan sampai perpisahan itu menyerang mentalnya.

Perceraian adalah tanda berakhirnya suatu pernikahan, bukan lepas tanggungjawab terhadap hak anak untuk mendapatkan kasih sayang. Gisel pun berpikir demikian melalui unggahan klarifikasi di akun Instagram. Bagaimanapun juga, setiap pasangan pernah mencintai satu sama lain dan bukti itu tidak akan pernah bisa diabaikan.

View this post on Instagram

Dengan kerendahan hati saya memohon maaf untuk semua hati yg patah karena cerita ini.. Saya memohon doanya untuk kami bertiga dengan jalan yg ada di depan kami.. Terimakasih teman dan sahabat untuk semua perhatian dan doa yg dikirimkan.. Terimakasih semua pihak diluar sana yg sudah mensupport kami selama ini.. Mohon kebesaran hatinya untuk tidak menyebarkan berita yg tidak betul adanya karna kami ingin terus menjadi partner yang baik untuk mengasihi dan membesarkan Gempita sampai nanti walaupun jalannya tidak sempurna seperti semestinya.. Terimakasih sekali lagi saya ucapkan.. God bless..

A post shared by Gisella Anastasia (@gisel_la) on

Untuk itu, tagar #SaveGempi memang sebaiknya dihapuskan. Dengan begitu, anak tidak akan merasa ada yang bermasalah dengan kedua orangtua, meski telah berpisah. Benar kata Gisel, bersimpati boleh, tapi jangan berlebihan.

HG

Share this with your friends

Subscribe our newsletter?

Join Newsletter atau Hubungi Kami: contact@aksaradigital.id

Inspirasi
BelanjaKarirKecantikanKehidupanKeluargaIndeks
Let's be friends