Luis Milla Kembali Ke Spanyol, Timnas U-23 Tak Rela Kehilangan Pelatih

0
56
Luis Milla. Foto: Akun twitter Luis Milla @Luismillacoach

Setelah gagal mengantarkan Timnas U-23 ke babak 8 besar di ajang sepakbola Asian Games 2018, Coach Luis Milla kembali ke Spanyol. 

Kegagalan Squad garuda muda melawan UEA jum’at 24/08/2018 lalu juga mengakhiri karir Luis Milla sebagai pelatih Timnas U-23. Pasalnya pelatih asal spanyol itu memang hanya dikontrak sampai ajang Asian Games 2018 saja. 

Luis Milla melatih Timnas sejak Januari 2017 lalu, dan laga pertamanya adalah SEAgames 2017. Saat itu Timnas hanya meraih medali perunggu, dilanjut dengan Asian Games 2018 ini yang mengharuskan mereka menghentikan langkah di 16 besar. 

Kekecewaan mendalam dialami para pemain dalam adu penalti yang membuahkan skor 3-4 terhadap UEA, setelah 120 menit stragle di lapangan hijau yang menghasilkan skor 2-2. Tak hanya para pemain yang meneteskan airmata, namun Milla pun tak kuasa menahan tangis di ruang ganti. Tapi ia tetap memberi semangat kepada Andrytani dan kawan-kawan agar tidak menyerah. Tetap tegapkan kepala karena masih banyak kesempatan yang menanti di depan. Milla pun sempat meminta maaf dan mengucapkan perpisahan. 

Gagal membawa timnas U-23 ke babak selanjutnya, Milla memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya. Entah hanya untuk cuti atau tidak akan kembali lagi.

PSSI belum memutuskan apakah langkah Milla hanya akan sampai di sini atau selanjutnya akan dipertahankan sebagai pelatih timnas. 

Ketika ditanyai, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destri mengatakan hal itu belum akan dibahas sekarang. 

Namun semua anggota timnas yang pernah diasuh oleh mantan pemain Barcelona dan Real Madrid ini menyatakakan tidak rela jika harus keilangan pelatihnya itu. Mereka berharap Luis Milla tetap menjadi pelatih mereka seterusnya. Seperti yang dinyatakan beberapa pemain timnas U-23 seperti Evan Dhimas Darmono, “Kalau saya pribadi ingin Luis Milla dipertahankan. Dia pelatih yang bagus dan pintar, tapi semua terserah federasi bagaimana keputusanya.”

Irfan Jaya, “Dia pelatih bagus, dia baik juga da respek terhadap semua pemain. Irfan Jaya dan David Maulana juga mengakui bahwa mereka mendapat perkembangan yang baik dan signifikan dibawah asuhan Luis Milla. 

Bahkan Stefano Lilipaly juga berujar, “Saya berharap dia (Luis Milla) dan stafnya akan tetap menjadi pelatih timnas. Dia adalah pelatih hebat dengan banyak pengalaman dan juga orang yang hebat. Itu akan sangat baik untuk tim nasional jika mereka dipertahankan.”

Memang jika kita lihat, selama lima pertandingan kemarin, timnas telah menunjukan kemajuan yang hebat. Mereka mampu menguasai lapangan dengan baik dan juga cukup agresif menyerang pertahanan lawan. Hanya saja nasib baik belum memihak kepada mereka untuk bisa maju ke babak selanjutnya. 

Luis Milla cukup berhasil membangun tim yang hebat, dan para pemain asuhannya juga berharap dia tetap tinggal. Namun semua keputusan berada di tangan PSSI. 

Apakah PSSI akan mempertahankan Luis Milla seperti harapan Lilipaly dan kawan-kawan, atau tetap pada kontrak awal bahwa mereka akan segera mengevaluasi Milla setelah gagal di Asian Games 2018 ini? 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here