Sejumlah Remaja di Jawa Tengah Minum Air Rebusan Pembalut Bekas Demi Mendapatkan Efek Narkotika

0
59
Liputan6(dot)com

Seperti dilansir Okezone pada Selasa, 6 November 2018 kemarin, sejumlah remaja di Jawa Tengah terindikasi perilaku menyimpang karena meminum air rebusan pembalut demi mendapatkan efek narkotika.

Kepala BNNP Jawa Tengah, AKBP Suprinato mengatakan, kebanyakan dari pelakunya adalah anak-anak muda yang tinggal di pinggiran kota, masyarakat kelas bawah yang tak mampu membeli mahalnya sabu.

Menurutnya, dulu anak-anak muda tersebut bahkan merebus pembalut bekas, namun kini, mereka beralih ke pembalut baru demi alasan kebersihan.

“Dulu mereka mengorek-orek tempat sampah, mencari pembalut bekas lalu direbus. Tapi kini sudah menggunakan pembalut baru. Pembalut  kan ada gel penyerap air (darah haid), itu yang bikin fly. Tapi untuk kandungannya apa di dalam gel itu saya kurang tahu pasti,” terangnya.

“Tren” merebus pembalut ini, sebenarnya sudah lebih dulu terjadi di Karawang dan Yogyakarta, sebelum pinggiran kota di Jawa Tengah seperti Pati, Kudus, Rembang, Purwodadi dan Kota Semarang (bagian timur). Agustus 2016, bahkan sudah ditemukan sebuah kasus anak remaja mabuk setelah minum air rebusan ini di Tanjungpandan, Belitung.

Inilah efek bahaya sekaligus menjijikkan dan tidak masuk akal dari mengonsumsi narkotika. Bila sudah kecanduan, apa pun dilakukan. Tak lagi ngelem (menghirup aroma lem), kini minum rebusan pembalut.

Sobat Perempuan, ayo lebih waspada menjaga orang-orang sekitar dari bahaya narkotika..(nov/autami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here