Netizen Ini Ungkap Cara Prabowo Kuasai Lahan di Sumatera Barat

16
24145

Seorang pengguna Facebook, Sudarto Toto, memberikan kesaksiannya saat menangani advokasi untuk masyarakat Sumatera Barat terhadap “penguasaan lahan” di era Presiden Soeharto. Simak tulisannya.

Sekilas Penguasaan Lahan Oleh Prabowo yang 300 ribu ha. lebih dan kroni-kroni Soeharto lainnya, ini yang saya pahami dan pernah terlibat menangani.

Masih soal lahan. Berdasarkan UUPA 1960, tanah yang sudah bersertifikasi HGU itu adalah menjadi tanah negara. Meskipun tanah dimaksud berasal dari tanah ulayat adat.

Sejarah konsesi lahan dan bagi-bagi lahan di Indonesia atas tanah negara maupun tanah ulayat adat yang diberi alas haq HGU itu terjadi tahun 1980-an yakni setelah UU Desa 1979 berlaku secara efektif. Termasuk di tahun-tahun itulah Prabowo dan antek-antek Soeharto berpesta pora bagi-bagi lahan.

Penyeragaman sistem pemerintahan menjadi desa dalam UU Desa 1979 itu membuat Nagari di Sumatera Barat, Nanggro di Aceh, serta satu kesatuan masyarakat hukum adat menjadi luluh lantak.

Dan pembagian konsesi tidak seindah yang diceritakan Prabowo semalam, yang menyatakan daripada dikuasai asing lebih baik saya yang menguasai lahan karena saya nasionalis. Nasionalis dapurmu. Mana ada seorang nasionalis kuasai 300 ha. lebih untuk satu orang.

Kasus di Sumatera Barat misalnya, Prabowo atas nama PT TKA itu punya kuasa atas HGU 20 ribu hektar. Cara pengambilannya juga nggak indah, karena di Sumatera Barat itu punya sistem soal tanah ulayat. Baik ulayat nagari, suku maupun ulayat kaum.

Perontokan ulayat nagari dimulai dengan penyeragaman sistem pemerintahan menjadi desa model di Jawa. Akibatnya alayat nagari “seperti tak bertuan”. Di saat itulah tanah ulayat diberi alas hak HGU untuk dibagi-bagi ke kroni-kroni Soeharto.

Dan karena militerisme di era Soeharto ada tanah hutan ulayat yang dibuka pura-pura untuk latihan perang tentara, lama-lama dikuasai. Itu terjadi di banyak tempat di Sumatera Barat. Antara lain di Dharmasraya yang dulunya masuk kabupaten Sawahlunto Sijunjung, dan Padang Menggatas di Kab. 50 Kota.

Setelah HGU dibagi-bagi untuk mengolahnya bagaimana? Kan butuh dana untuk buka lahan? Tahun 1985 Soeharto buat program kredit lunak tanpa anggunan yang dikenal kredit KKPA. Dan sejak saat itulah muncul OKB dari kroni-kroni Soeharto ya tentunya termasuk anak dan mantunya.

Kredit tanpa anggunan dan lahan yang dibuka berisi kayu-kayu berkualitas di hutan plus rotan dan manau. Terus dibuka sebagian ditanami sawit. Bagi kroni soeharto yang pemalas, cukuplah olah hasil hutannya nggak perlu ditanami sawit. Saat itulah banyak tanah mangkrak, sehingga masyarakat masuk. Terjadilah konflik agraria.

Di PT TKA milik Prabowo pada 2007 saja masih terjadi penembakkan terhadap warga. Dan saya cukup paham soal sengketa lahan di PT. TKA. Sayang soal data berapa ratus ribu tanah HGU yg dikuasai baik asing (Malaysia, Singapura dan Jerman) itu hilang bersama hilangnya laptop saya.

Malam tadi kalau debatnya dengan saya dengan gaya NGO, tak kuliti Prabowo. Karena saya pernah menangani sengketa lahan PT. TKA yang dikuasai Prabowo seluas 20 ribu ha. di Dharmasraya dan Solok Selatan.

______

PT. TKA (Tidar Kerinci Agung) di dirikan tahun 1984, bergerak dalam bidang usaha perkebunan kelapa sawit di Sumatera Barat dengan luas lahan produktif baik inti maupun plasma sekitar 20 ribu ha, yang terdiri dari 3 kabupaten yaitu: Kab. Solok Selatan, Kab. Dhamasraya, dan Kab. Bungo.

PT. TKA terdiri dari 5 kebun inti dan 1 divisi pengembangan areal inti dan plasma. Direktur Utama PT. TKA adalah Prabowo Subianto.

16 KOMENTAR

  1. Masuk akal , yang jelas nasionalis yang blm berarti menguasai tanah negara beribu hektar hanya untuk kepentingan pribadi , sementara rakyat punya tanah sekedar buat tinggal saja kesulitan.

  2. Berita ga mutu… yg di kuasai semalem aja jokowi bilang aceh.. kok skrg sumatera barat…
    Ketahuan bohong ini berita. Paling juga cebong yg buat. Kalo emang prabowo ngerampas hak tanah aceh, kok rakyat aceh banyak yg dukung prabowo sih… kasihan benget yg buat cerita buat jatuhin prabowo. Soalnya ga mendasar

    • Saya juga orang yg tahu benar soal lahan PT. TKA… Krn saya tinggal di wilayah tsb dan pernah bekerja dekat dgn perusahaan itu…
      Lahan PT TKA tsb berada di batas
      2 propinsi ; Sumbar dan Jambi krn sangat luas….
      Sebagian petani yg tanahnya di serobot, masih hidup koq…. Di Kecamatan Tanah Tumbuh dan Limbur Lumbuk Mengkuang…

      Jika umur pada tahun 1985 anda sdh remaja, anda pasti bisa rasakan betapa negeri ini dikelola dgn sangat otoriter…
      PT TKA tsb di jaga oleh pasukan
      baret merah pada masa itu….

      Jangan lupakan sejarah, bagi yg dulu merasakan. Belajarlah sejarah yg benar bagi yg dulu belum sempat merasakan….

      Tulisan ttg lahan PT. TKA ini bukan soal pilpres aja. Ini adalah fakta…

  3. Kalau kampret mana tau soal data…. Yang disebut pak Jokowi itu cuma sebagian… Belum semuanya… Baru sebagian aj kampreter udah demo, apalagi kalau dibuka semuanya… Kampreter bakal kejang2

  4. Haha NGO nya jg pengen kebagian tanah. Buat lahan makan… Berarti jokowi kelihatan bener ya bodohnyo. Ga bisa nguliti Prabowo. Masak harus sipenulis berita yg hrus menjawab nya. Lucu lucu lucuu… Jangan2 pakjok ga tau arti HGU. 😀

  5. Berita gk bermutu, foto dimana yang dimasukin berita bohong …. Awas website abal2 berita belum tentu benar. Jangan mudah percaya …. !! Muslim ayo bersatu, mana hati nurani kalian, buka mata hati kalian …, Bersabarlah Allah SWT Maha Mengetahui. Yang Haq dan yang Batil.

  6. Berita gk bermutu, foto dimana yang dimasukin berita bohong …. Awas website abal2 berita belum tentu benar. Jangan mudah percaya …. !! Muslim ayo bersatu, mana hati nurani kalian, buka mata hati kalian …, Bersabarlah Allah SWT Maha Mengetahui. Yang Haq dan yang Batil.

  7. Kecebong adalah binatang anak dari kodog.. mereka tak ada pikiran..mereka dimanfaatkan oleng cukong cukong bermata sipit..tetapi mereka tidak tau kalau sedang di manfaatkan..itulah sejarah kecebong yang dungu..sekian..hahahahaha

  8. Aq bekerja di sebuah perkebunan sawit juga, GAMA plantations, pernah mau takeover PT. ini, tetapi tidak sanggup, bukan karena harga jualnya yg tinggi, tetapi karena fasilitas yg diberikan oleh PT. Ini untuk kesejahteraan kepada karyawannya cukup besar.
    Sehingga tidak jadi..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here