Perempuan Pengurus Orang Mati

0
46

Perempuan blogger yang fokus pada travelling ke pemakaman-pemakanan, Olive Bendon berkisah singkat lewat akun instagramnya mengenai salah satu kunjungannya ke pemakaman di Surabaya.

Dua bulan lalu ketika kembali bertandang ke tempat ini, saya bersua perempuan pertama yang saya jumpai di … kuburan!! Yesss, setelah mengitari beberapa taman peristirahatan, baru kemarin itu bersua perempuan yang menjadi kepala pengawas taman peristirahatan. Bersama keluarganya ia tinggal di dalam kompleks ini, di rumah dinas yang pagarnya berbatasan dengan taman pemakaman lain, yang katanya, “Gak serem koq mbak, biasa saja.”

Siang itu kami berbincang banyak hal.¬†Satu yang membuat saya penasaran mengapa dirinya memilih bekerja di tempat ini. Menurutnya, ini adalah jawaban doanya. Duluuuu .. ketika lelah mengurusi manusia, dirinya pernah menyampaikan keluhnya pada Tuhan, “Sepertinya lebih enak ngurusin orang mati daripada dipusingin manusia dengan beragam inginnya.”

Berasa di-skakmat! Di saat yang sama saya sedang pening berurusan dengan manusia. Mendengar kisahnya, saya jadi merenung. Enak juga kali jadi tukang kebon di sini. Gak bertemu orang yang akan kelihatan rajin ketika di depannya ada yang disegani, yang baru bergerak ketika ke dalam genggamannya disodorkan sejumlah rupiah, yang berharap pujian padahal nggak ngapa-ngapain de-el-el. Coba aja bayangkan, kalau orang seperti itu kamu tempatkan di kuburan, nggak ada yang melihat; kerjanya ngapain coba?

Sejatinya manusia berlelah bukan untuk menuai pujian. Kalau itu anganmu, bersiaplah patah-patah kala kritik menghujani dan remuk saat anganmu tinggal angan-angan.

Olive Bendon

Sumber: https://www.instagram.com/p/BlSrYt0BNCo/

__________

*Penulis merupakan blogger yang gemar melakukan perjalanan ke berbagai taman pemakaman di seluruh Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here