Skip to main content
Categories
BudayaGaya HidupInspirasiLifehacks

Tips Disukai Tetangga Meski Tidak Guyub

Manusia adalah makhluk sosial, sehingga interaksi dengan tetangga tidak bisa dihindari. Namun, bagi pekerja penuh waktu atau kurang suka nimbrung untuk sekadar bergosip, interaksi tersebut menjadi sangat terbatas. Alhasil, mereka yang tidak mengerti tentang dirimu akan membicarakan di belakang, karena kamu dinilai anti sosial.

Nah, Ladies, berikut tips agar kamu disukai tetangga, tanpa harus memaksakan diri dan meninggalkan apa-apa yang harus dilakukan.

  1. Jangan Pelit

Salah satu cara meraih simpati orang lain adalah memberinya sesuatu. Sekecil apa pun itu. Jadi, misal kamu suka berkreasi dalam hal memasak, antarkan makanan ke tetangga. Atau, membagikan buah-buahan yang ada di rumahmu saat panen. Memberi oleh-oleh setelah bepergian ide bagus juga.

  1. Beribadah di Luar Rumah

Dengan beribadah di luar rumah, itu cukup menunjukkan kalau kamu tetap ingin bersosial, meski intensitas obrolan tidak sebanyak biasanya. Selain itu, cara ini menegaskan kalau kamu bukan anti sosial, tapi memang kurang suka membicarakan hal-hal tidak berguna.

  1. Menghadiri Undangan dan Melayat Jika Tidak Ada Halangan

Ikut meramaikan suka cita dan bersimpati pada duka cita akan menunjukkan bahwa kamu seseorang yang peduli. Kalau sudah begitu, kamu patut disukai, kan? Meski tidak banyak bicara, apa yang kamu lakukan bisa menebusnya.

  1. Libatkan Tetangga untuk Membantu

Ketika kamu punya hajat, datangilah rumahnya untuk meminta bantuan. Hal ini menunjukkan kalau kamu tidak angkuh, meski tidak ikut nimbrung di hari-hari biasa. Pun mengesankan bahwa mereka masih dihargai lantaran memercayai tenaganya.

  1. Berikan Bantuan-Bantuan Kecil yang Berarti

Membantu orang lain tidak harus membuatmu terbebani. Lakukan hal-hal sederhana seperti menyumbang makanan pada tetangga yang sedang punya hajat duka cita. Dengan begitu, kamu akan turut serta dalam hal menjamu undangan dan itu sesuatu yang berarti. Atau, jika bayi tetangga rewel, cobalah untuk mendiamkannya. Mungkin, kamu bisa mengajaknya cari angin dengan menaiki sepeda motor.

  1. Berkumpul Bersama di Depan Rumah Saat Mati Lampu

Sepertinya sudah menjadi tradisi kalau saat mati lampu, orangtua akan menceritakan masa lalu atau cerita-cerita horor ke anaknya. Nah, cara ini pun cukup ampuh untuk memberimu ide bahan omongan dengan tetangga, tanpa bergosip yang tidak kamu sukai. Selain itu, interaksi ini secara tidak langsung adalah cara menambah informasi dari satu sama lain.

  1. Jangan Mendengarkan Musik atau Menonton Teve Terlalu Keras

Poin terakhir ini memang sepele, tapi dampaknya sangat terasa. Suara keras tentu sangat mengganggu kalau kamu sedang tidak ingin mendengarnya. Terlebih lagi aliran musik yang tidak kamu sukai, sebagai contoh. Rasanya ingin melempar bantal ke tetanggamu. Jadi, bisa dikatakan kegiatan ini harusnya menjadi privasi. Jangan alih-alih meramaikan suasana, tapi justru sangat mengusik. Siap-siap diumpat saja.

Merangkum tips di atas, dapat disimpulkan bahwa ketika berhadapan dengan orang lain, jangan segan untuk mengeluarkan waktu dan materi. Tidak kalah pentingnya, toleransi harus ditegakkan demi menjaga hubungan baik.

Tips ini merupakan sebuah cara sosial dalam berinteraksi dengan orang lain. Bisa kamu jadikan acuan atau mungkin menambahkan dengan caramu sendiri, karena setiap “populasi” memerlukan pendekatan yang berbeda.

Web kolaboratif, konten adalah tanggung jawab penulis (Redaksi)

Subscribe our newsletter?

Join Newsletter atau Hubungi Kami: [email protected]

Inspirasi
BelanjaKarirKecantikanKehidupanKeluargaIndeks
Let's be friends