Wanita Bermasturbasi, Bolehkah?

0
376

Margaretha Diana

Saat mendengar kata masturbasi, onani, biasanya yang ada di dalam pikiran kita, tidak jauh-jauh dari aktifitas self sex oleh para kaum adam. Ya, bagi para wanita, masturbasi adalah hal yang tabu dilakukan, dan tradisi ini, tidak hanya dianut oleh para wanita di belahan bumi timur, karena di belahan Eropa sana pun, masih banyak yang menganggap tabu, saat wanita melakukan onani atau masturbasi.

Padahal, sebenarnya, hal itu sah-sah saja dilakukan, tidak terbatas gender. Karena pada dasarnya, yang namanya kebutuhan seks, tidak mengenal gender. Jika pria bisa melakukan masturbasi, kenapa wanita tidak boleh? Toh yang namanya alat bantu seks sekarang ini banyak tersedia buat kaum perempuan dewasa.

Menurut beberapa penelitian, masturbasi yang dilakukan oleh wanita, sebenarnya adalah sesuatu yang normal saja, dalam sebuah perilaku seks. Memang tidak banyak yang membicarakan, atau membahas masturbasi yang dilakukan oleh para wanita, karena dianggap tabu dan memalukan. Tapi bukan berarti tidak ada manfaatnya sama sekali, ada banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan saat seorang wanita melakukan masturbasi.

Dari sisi psikologi, saat seorang wanita bermasturbasi, maka secara tidak langsung, dia bisa merasakan kenyamanan dalam mengeksploitasi tubuhnya sendiri. Saat melakukan onani, dia bisa tahu tentang tubuhnya lebih banyak. Tentang bagian mana dari tubuhnya yang bisa membuatnya bergairah, titik-titik sensitif dari tubuhnya yang bisa memicu naiknya gairah seks, sesuatu yang mungkin tidak dilakukan, dieksplore oleh pasangan lebih mendalam.

Sementara jika dilihat dari sisi kesehatan secara umum, jelas banyak manfaat dari masturbasi yang dilakukan oleh wanita. Seperti kita tahu, penyakit jantung, menjadi momok bagi banyak orang, dan merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Hal itu, banyak disebabkan oleh tekanan darah tinggi, serta tingkat stress yang tinggi. Sementara orgasme, menghasilkan hormon endhorphin juga oxytin, dengan efek analgesik, yang membuat tubuh kita nyaman, tenang, juga jelas melepaskan stress dari tubuh kita. Tidur pun terasa lebih nyaman saat kita jauh dari rasa stress bukan? Apalagi untuk para wanita yang terbiasa mengalami sakit saat menstruasi. Kontraksi karena orgasme, ternyata bisa mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh menstruasi.

Yang jelas, efek dari masturbasi memang banyak. Ada pendapat yang pro maupun kontra, terutama saat kita berbicara tentang masturbasi pada wanita. Tapi, sekali lagi, itu semua dikembalikan kepada si pemilik tubuh. Jika ia memang menginginkan safe sex, tapi tanpa pasangan, kenapa tidak?

Toh pada akhirnya, ini adalah tentang tubuh kita sendiri, dan sebagai wanita dewasa, lucu rasanya, jika kita tak tahu, apa yang tubuh kita inginkan, dan apa yang tidak diinginkan. Seks, sekali lagi, adalah tentang keintiman dalam kenyamanan. Dan semua wanita, berhak mendapatkan kesenangan, kenyamanan di dalamnya, dengan atau tanpa pasangan.

.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here