Widyawati Raih Award Artis Pembantu Terbaik Asia Pasifik 2020

0
295

MACAU, Rabu, 8/1 – Artis kawakan Indonesia, Widyawati, berhasil meraih penghargaan sebagai Pemeran Pembantu Terbaik di Festival Film Asia Pafisik (APFF) tahun 2020 yang diselenggarakan di Macau 5-9 Januari ini.

Kemenangan artis kelahiran 12 Juli 1950 itu diumumkan, Rabu malam, 8 Januari, di hadapan penonton di Broadway Theater Macau.

Widyawati. Foto: Antara

Akting Widyawati dalam film “Ambu” sejak awal sudah memperoleh banyak pujian. Perannya sebagai seorang ibu suku Badui, salah satu suku di Indonesia yang sangat ketat menjaga pengaruh dari budaya luar, dapat dihayati dengan akting yang sangat menyakinkan. Ketika dihubungi atas kemenangannya, Widyawati cuma berkata, “Saya bersyukur. Ini kehormatan buat artis segenerasi saya.”

Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) tahun 2020 mengirim dua film untuk mewakili Indonesia di APFF. Kedua film tersebut masing-masing film “Kucumbu Tubuh Indahku” karya sutradara Garin Nugroho, dan film “Ambu” karya sutradara Farid Dermawan.

Selain Widyawati, film “Kucumbu Tubuh Indahku,” yang judulnya diterjemahkan menjadi “Memories of My Body” berhasil meraih predikat cerita asli terbaik. Memang dari semula sebagian pengamat film dan sineas yang hadir di Macau mengakui tema cerita film “Kucumbu Tubuh Indahku” menarik dan orisinil. Oleh sebab itu keberhasilan film ini menyabet Best Original Story juga dinilai sudah selayaknya.

Penghargaan APFF 2020 untuk Widyawati dan Film Kucumbu Tubuh Indahku. Foto: IG @demifilm

Keberhasilan Widyawati mengondol Best Supporting Actress, sekaligus memecahkan rekor sebagai artis Indonesia tertua yang pernah meraih artis terbaik tingkat internasional.

Artis yang awet muda dan sampai kini masih terus berkarya itu, kini berusia 70 tahun. Namanya mulai melambung saat bermain sebagai Yuli dalam Pengantin Remaja (1971) bersama Romi yang diperankan almarhum Sophan Sophiaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here