Spekulum Mengerikan, Perempuan Rancang Alat Pemeriksa Organ Genital Baru

2
193
wired.com

Untuk yang pernah mengalami menggunakan KB spiral, pasti pada parno ketika ngeliat alat yang digunakan, merupakan besi berbentuk cocor bebek. Saya percaya bahwa rasa sakit itu sebagian besar karena sugesti membayangkan alat tersebut berada dalam organ genital kita.

Sebenarnya, alat logam mengerikan ini belum berubah sejak abad ke-19 yang dirancang oleh James Marion Sims, yang terinspirasi dari alat di zaman Kekaisaran Romawi. Ternyata, bentuk spekulum dengan dua bilah logam juga dilengkapi sekrup untuk membelah dinding vagina ini pernah mendapat penolakan. Orang Inggris menganggap bahwa spekulum itu berasal dari orang Perancis dan berpikir bahwa alat tersebut berisiko menumpulkan kesantunan perawan dan menurunkan pemikiran jernih anak perempuan Inggris. Etika tentang memasukkan alat ke dalam vagina juga membuat spekulum menjadi lebih bermasalah.

Menyadari akan hal ini, ternyata sudah ada beberapa dokter yang mencari solusi untuk mengurangi kengerian dari spekulum. Ada yang mengoleskan dan menghangatkan alat tersebut sebelum digunakan, lalu pada tahun 1748, seseorang membuat spekulum dari kayu supaya tidak begitu terlihat mengerikan dan tidak mengeluarkan bunyi logam sewaktu digunakan. Tapi ternyata kayu mudah rusak. Setelah itu, ada yang membuatnya dari tang baja dengan bilah yang dilapisi kulit. Lagi-lagi usaha ini gagal karena alat tersebut malah menyerap cairan dan berbau tak sedap. Lagipula, bahan dari kulit bisa menimbulkan infeksi.

Baru-baru ini sekelompok perancang perempuan di San Fransisco yang dimotori Hailey Stewart, perancang dari Frog Industrial Design, sedang berupaya menerapkan rancangan baru. Dilansir dari Wired, para perancang itu membeberkan kelemahan spekulum mencakup tiga hal; bunyi, suhu dan perasaan yang ditimbulkan saat benda itu berada dalam vagina. Prototipe mereka, sebaliknya, terbuat dari tiga lembaran yang membuka tanpa suara. Dan alat mereka dilapisi silikon—materi yang lebih hangat daripada baja.

Semoga alat ini cepat diproduksi, sehingga seluruh perempuan tidak parno lagi ketika hendak menggunakan KB spiral atau melakukan pap smear.


2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here